Koalisi Adaptasi Gelar Workshop Inisiatif Akses Pendanaan Perubahan Iklim

- Senin, 31 Oktober 2022 | 15:27 WIB
Suasana Workshop Insisatif Akses Pendanaan Perubahan Iklim yang digelar anggota Koalisi Adaptasi Yayasan Yapeka di aula Center Videsy, Senin (31/10/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis
Suasana Workshop Insisatif Akses Pendanaan Perubahan Iklim yang digelar anggota Koalisi Adaptasi Yayasan Yapeka di aula Center Videsy, Senin (31/10/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Koalisi Adaptasi Perubahan Iklim yang beranggotakan 9 LSM dengan lead koalisi Yayasan Penabulu, menggelar Workshop Insisatif Akses Pendanaan Perubahan Iklim, di aula Center Videsy, Senin (31/10/2022).

Deputi Direktur Penabulu Boedi Soesilo dalam sambutan dan pemaparan materi workshop tersebut mengatakan, perubahan iklim berdampak pada kehidupan ekonomi, lingkungan, sosial, serta juga mengubah sistem iklim yang mempengaruhi perubahan alam.

Workshop Insisatif Akses Pendanaan Perubahan Iklim, kata Boedi Soesilo, adalah salah satu bentuk upaya mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di daerah.

Dalam mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, kata dia, perlu disupport pendanaan yang efektif dan memadai. Sehingga, Penabulu bersama anggota Koalisi Perubahan Iklim berupaya bersama dalam melibatkan semua pihak untuk saling mendukung, menimba ilmu dan berbagi pengalaman, dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi  perubahan iklim.

"Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan peserta dalam mengakses skema pendanaan dalam rangka pengendalian perubahan iklim untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di daerah," kata Boedi Soesilo.

Baca Juga: Belum Pasti Balita di Rote Ndao Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut Misterius

Naomi Henukh Fasilitator Yayasan Pendidikan Konservasi Alam (Yapeka), yang merupakan salah satu LSM anggota Koalisai Adaptasi sebagai pelaksana di Kabupaten Rote Ndao mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan secara online menghadirkan narasumber dari Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Koalisi Adaptasi, serta masing-masing kabupaten yang dilaksanakan secara offline.

"Kegiatan diikuti oleh perwakilan Pemkab Rote Ndao, Sumba Timur, dan Lembata, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil," ucap Naomi.

Menurut Naomi, salah satu tujuan diadakan workshop ini untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dari seluruh peserta, mulai dari Perangkat Daerah, komunitas, dan CSO yang hadir dalam kegiatan ini. 

Untuk saat ini, Lanjut Naomi, Yapeka juga mendorong adanya inisiatif dari pemerintah daerah untuk mengakses pendanaan dari luar penganggaran APBD, yakni dari Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Pemkab Rote Ndao dan Perum Bulog Kanwil NTT Tandatangani PKS Penyediaan Komoditi Pangan Dampak Inflasi

Naomi mengakui bahwa respons pemerintah daaerah sudah cukup baik terhadap keberadaan Koalisi Adaptasi. Ke depan diharapkan respons positif tersebut ditindaklanjuti dengan peran aktif, sinergitas, dan kolaborasi yang lebih kuat, untuk mempersiapkan masyarakat sipil yang tangguh terhadap perubahan iklim. ***

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

X