Luar Biasa! Berawal dari Nol, di Tahun Kelima Kopdit Swasti Sari Rote Ndao telah Miliki Aset Rp 40 Miliar

- Minggu, 16 Oktober 2022 | 06:41 WIB
General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari Yohanes Sason Helan saat memberikan pelatihan dasar perkoperasian kepada sejumlah anggota baru, usai acara peresmian Kantor Cabang baru, Sabtu (15/10/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis
General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari Yohanes Sason Helan saat memberikan pelatihan dasar perkoperasian kepada sejumlah anggota baru, usai acara peresmian Kantor Cabang baru, Sabtu (15/10/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari sudah hadir sejak 2017 di Kabupaten Rote Ndao. Hingga kini telah berhasil membukukan aset sebesar Rp 40 miliar dari anggota sebanyak lebih kurang 5.000-an.

Hal tersebut disampaikan General Manager (GM) Yohanes Sason Helan pada acara peresmian kantor Cabang Rote Ndao, yang terletak Jalan Ba'a - Busalangga, Lingkungan Lekioen, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (15/10/2022).

Dikatakan Sason Helan, kehadiran Kopdit Swasti Sasri lima tahun lalu, tidak membawa apa-apa. Tidak membawa uang, tidak juga membawa infrastruktur yang lain.

Namun, yang dibawa adalah suatu tekad dan niat tulus untuk melayani melalui suatu proses manajemen. Kehadiran Kopdit Swasti Sari di Kabupaten Rote Ndao kala itu hanya dengan menceritakan produk yang dimiliki, tidak sombong dan tidak harus bilang bahwa kami sudah tumbuh menjadi salah satu koperasi yang besar.

"Kehadiran Swasti Sari, statusnya sama dengan koperasi lain serta lembaga-lembaga keuangan formal dan perbankan berkolaborasi dengan pemerintah, UMKM, dan mitra strategis lainnya, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa membuat sekat-sekat," ujarnya.

Baca Juga: Kopdit Swasti Sari Resmikan Kantor Cabang Rote Ndao yang Merupakan Milik Sendiri

Dengan kondisi kosong pada tahun 2017 lalu, kata Sason Helan, kini setelah 5 tahun berjalan, Kopdit Swastisari berhasil menghimpun anggota sebanyak 5.000-an orang.

Dikatakannya, dengan hanya menceritakan produk, saat ini 5.000-an anggota sudah berhasil dihimpun aset kurang lebih Rp 40 miliar, dari orang-orang yang tidak menggunakan sandal, orang-orang menggunakan kain sarung, dan orang-orang yang makan sirih, dari Rote sampai ke Pulau Ndao.

"Ternyata orang-orang ini bisa membuat menara kekuatan untuk membangun dirinya sendiri, memperkuat dan mempertahankan ekonomi rumah tangga, sekaligus bisa mendongkrak PAD wilayah. Jadi jangan menganggap sepele swasta, mari sama-sama kita berkolaborasi membangun NKRI tercinta, khususnya NTT dan lebih khusus lagi Kabupaten Rote Ndao," katanya.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

Terpopuler

X