BPS Rote Ndao Gelar Rakorda Pendataan Awal Regsosek 2022

- Rabu, 28 September 2022 | 11:24 WIB
Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Armis Saek (kelima dari kanan) didampingi Kepala BPS Kabupaten Rote Ndao Pieter Dikson Balukh (keempat dari kanan), foto bersama Forkopimda dan pimpinan Perangkat Daerah usai acara pembukaan Rakorda. Foto: Victory News - Frangky Johannis
Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Armis Saek (kelima dari kanan) didampingi Kepala BPS Kabupaten Rote Ndao Pieter Dikson Balukh (keempat dari kanan), foto bersama Forkopimda dan pimpinan Perangkat Daerah usai acara pembukaan Rakorda. Foto: Victory News - Frangky Johannis

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.

Rakorda tersebut dibuka Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Armis Saek mewakili Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, di Graha Narwastu, Ba'a, Rabu (28/09/2022).

Armis Saek saat membacakan sambutan tertulis Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu mengatakan, pelaksanaan Regsosek 2022 menjadi langkah strategis yang tepat dalam pembangunan dan pemulihan Indonesia.

Guncangan saat pandemi Covid-19 yang masif beberapa waktu lalu, kata Armis, menunjukan bahwa perlindungan sosial harus adaptif terhadap kebencanaan, saling terhubung dan terintegrasi antarprogram.

Dalam kondisi bencana dan kedaruratan, kata dia, penduduk rentan harus cepat diidentifikasi dan dibantu. Sehingga, data penduduk yang menyeluruh, lengkap, dan mutakhir, mutlak diperlukan untuk mendukung upaya-upaya penanganan.

Baca Juga: Panitia Tidak Profesional, Turnamen Futsal Betania Cup V Tercoreng Gegara Official Tim Ikut jadi Wasit

Menurutnya, Regsosek merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia. Untuk itu Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah melalui Dinas/Badan harus bekerja sama untuk saling berbagi. memanfaatkan, dan menghubungkan Regsosek dengan basis data di institusi masing-masing, seperti halnya Dukcapil, DTKS, Dapodik, dan Pendataan Keluarga.

Dikatakan Armis, pengembangan Regsosek masih panjang dan membutuhkan upaya keras dan jalinan komitmen untuk kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melalui seluruh perangkatnya.

Masyarakat harus memahami bahwa Regsosek adalah basis data yang harus kita mutakhirkan secara berkala. Partisipasi aktif masyarakat dan pihak yang berkepentingan sangat penting dalam pembaruan data secara berkesinambungan, terutama pemerintah daerah hingga desa/kelurahan.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

Terpopuler

X