Setelah Jenazah Dibuang di Hutan, Ibu Pembunuh Anak Kandung Beralibi Laporkan Orang Hilang di Polsek

- Jumat, 22 Juli 2022 | 16:12 WIB
Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra Sandita didampingi Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, KBO Reskrim Aiptu Stefanus Palaka (kiri), dan Kasi Humas Aiptu Anam Nurcahyo (kedua dari kanan), menunjukan barang bukti dalam Press Conference, Jumat (22/07/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis
Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra Sandita didampingi Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, KBO Reskrim Aiptu Stefanus Palaka (kiri), dan Kasi Humas Aiptu Anam Nurcahyo (kedua dari kanan), menunjukan barang bukti dalam Press Conference, Jumat (22/07/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis

ROTE NDAO, VICTORY NEWS - Ternyata setelah membunuh anak kandungnya,
AA (42), warga RT 008/RW 004, Dusun Inggumurik, Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, merekayasa alibi dengan melaporkan kejadian anak hilang di Polsek Rote Barat.

Demikian penyampaian Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra Sandita, didampingi Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, KBO Reskrim Aiptu Stefanus Palaka, dan Kasi Humas Aiptu Anam Nurcahyo, dalam Press Conference, di Maapolres setempat, Jumat (22/07/2022).

Kapolres Nyoman Putra menjelaskan, AA sesuai hasil penyidikan yang dilakukan tim Gabungan Sat Reskrim Polres Rote Ndao dan Polsek Rote Barat, MYN alias Mikel, bocah berusia 2 tahun yang ditemukan tewas mengenaskan di hutan Meondolak, Senin (18/07/2022), akibat dibunuh AA, ibu kandungnya sendiri.

"Modus yang dilakukan tersangka AA, keesokan harinya Sabtu (16/07/2022), dirinya membuat Laporan Keterangan Orang Hilang di Polsek Rote Barat yang diterima Kanit Jaga Regu III Aipda Onny Mbolik dengan Nomor: LOH/15/VII/2022/Sek.RB, tertanggal 16 Juli 2022," jelas Kapolres Nyoman Putra.

Baca Juga: Namanya Dicatut, Sonny Henukh Tegaskan tidak Pernah Menyuap Kasi Intel Kejari Rote Ndao

Kronologis kejadian, kata Nyoman Putra, pada hari Jumat (15/07/2022), sekitar pukul 08.00 Wita, tersangka AA mengkonsumi miras lokal (sopi) bersama dua orang saksi berinisial EP dan RN.

"Mereka mengkonsumsi sopi sebanyak 1 botol aqua ukuran sedang di dalam rumah milik tersangka AA hingga sekitar pukul 09.00 Wita. Dan saat itu, ada korban MYN yang sementara makan bubur disuap oleh tersangka.

Setelah selesai minum sopi, lanjut Kapolres Nyoman Putra, saksi EP dan RN pulang ke rumah masing-masing. Berselang waktu yang tidak lama, datang saksi GA untuk membeli ikan lele di rumah tersangka yang dijual oleh saksi DN. Saat itu saksi GA masih melihat korban MYN sementara bermain di dalam rumah.

Sekitar pukul 12.00 Wita, tersangka mengajak korban untuk tidur siang. Namun, saat di atas tempat tidur, korban turun dan berjalan menuju kembali ke ruang tengah. Saat itu tersangka sudah hampir tidur nyenyak karena merasa mabuk sopi.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

X