Kecelakaan Perahu Hacker di Pantai Loedi, 7 Meninggal dan 13 Dirawat di Puskesmas Delha dan RSUD Ba'a

- Senin, 17 Oktober 2022 | 02:12 WIB
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus M Saek mendengar ceritra Arkilaus Bunda, kakak korban Yandri Bunda yang juga paman dari Dimas Putri Arindi Bunda, saat melayat ke rumah duka di Dusun Ndundao. Foto: Victory News - Frangky Johannis
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus M Saek mendengar ceritra Arkilaus Bunda, kakak korban Yandri Bunda yang juga paman dari Dimas Putri Arindi Bunda, saat melayat ke rumah duka di Dusun Ndundao. Foto: Victory News - Frangky Johannis

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Kecelakaan laut yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Pantai Loedi, Desa Bo'a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/10/2022).

Informasi yang diperoleh rotendao.victorynews.id dari Kepala Desa Bo'a Mersianus Tite, di rumah duka salah satu korban meninggal Paulus Hangge, Minggu (16/10/2022) malam bahwa 7 orang warga yang menumpang perahu Hacker milik Yermias Nggadas saat melakukan uji coba di perairan sekitar Pantai Loedi, meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Dikatakan Mersianus, kejadian berawal sekitar sekitar pukul 15.00 Wita, sejumlah warga bergotong-royong menarik perahu (bodi) milik Yermias Nggadas yang baru selesai dikerjakan dari bibir pantai ke dalam laut sekitar Pantai Loedik.

Setelah perahu berukuran panjang sekitar 9 meter dan lebar 1,5 meter itu berhasil ditarik ke laut, sekitar 41 orang yang membantu menaik perahu tersebut ke laut naik ke perahu yang dinahkodai korban Paulus Hangge untuk melakukan uji coba mengintari Pantai Loedi.

Baca Juga: Seorang Siswa SMP di Rote Ndao Dikeluarkan dari Sekolah karena Diketahui Hamil

Namun, baru berjalan sekitar 20 menit lepas dari Pantai Loedi ke Pantai Ndundao yang kurang lebih 200 meter jarak dari bibir pantai, pada saat hendak mengambil haluan untuk berputar kembali ke Pantai Leona, tiba-tiba perahu miring karena kemungkinan kelebihan beban, mengakibatkan para penumpang terjatuh ke dalam laut dan mengakibatkan 7 dari 41 orang yang menumpang perahu tersebut meninggal dunia.

Ketujuh korban meninggal, kata Mersianus, yakni Yandri Bunda (49) warga RT 006/RW 003 Dusun Ndundao, Dimas Putri Arindi Bunda (12) warga RT 005/RW 003 Dusun Ndundao, Deni Adu (34), warga RT 005/RW 003 Dusun Ndundao, Nicson Ifandri Mbatu (27), warga RT 005/RW 003 Dusun Ndundao, Jendri Junus Bunda (17), warga RT 005/RW 003 Dusun Ndundao, Paulus Hangge (37), warga RT 007/RW 004 Dusun Loedi, dan Sergius Andika Hangge (24), warga RT 007/RW 004 Dusun Loedi.

Dalam kecelakaan itu, lanjut Mersianus, terdapat pula 11 orang warga yang harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Delha, dan 2 orang lainnya dirujuk ke RSUD Ba'a. Sementara 21 orang lainnya selamat dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

Arkilaus Bunda, kakak korban Yandri Bunda yang juga paman dari Dimas Putri Arindi Bunda mengakatan, melihat kejadian tersebut seluruh warga sekitar Pantai Loedi berupaya membantu menyelamatkan para penumpang dengan menggunakan speed boat milik WNA Mr Richard dan Mr Vincent, serta sejumlah perahu nelayan yang ada di situ.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

Terpopuler

X