ASDP Kupang kembali Hentikan Pelayaran ke Rote dan Larantuka

- Minggu, 27 Februari 2022 | 21:06 WIB
Salah satu ferry yang dikelola ASDP (Dok. ASDP)
Salah satu ferry yang dikelola ASDP (Dok. ASDP)

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Dampak Siklon Tropis Anika di wilayah Australia mempengaruhi cuaca di NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang memberikan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Provinsi NTT.

Berdasarkan peringatan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau itu, maka PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang menghentikan sementara pelayaran armadanya ke sejumlah rute pada Minggu (27/02/2022), ujar Hermin Welkis, Manager Operasional ASDP Cabang Kupang.

Baca Juga: Tim Vaksinator Puskesmas Feapopi Kebut Lakukan Vaksinasi di Kecamatan Rote Tengah

Dikutip dari victorynewws.id, dengan judul berita "Gelombang Tinggi, ASDP Kupang Hentikan Pelayaran Ferry", Manager Operasional ASDP Cabang Kupang mengatakan, sesuai informasi yang disampaikan BMKG tersebut, maka pihaknya telah mengeluarkan pengumuman kepada khayalak umum terkait pembatalan sejumlah rute pelayaran.

Ia menjelaskan, yang kembali dibatalkan adalah lintasan pelayaran rute Kupang-Rote dan Kupang-Larantuka. Di mana sebelumnya, Sabtu (26/02/2022), lintas pelayaran rute Kupang-Rote, Kupang-Kalabahi, dan Kupang-Lewoleba-Adonara, juga dihentikan akibat tinggi gelombang di hampir seluruh wilayah NTT, dampak Siklon Tropis Anika, di Australia.

"Untuk sementara diabatalkan karena kondisi cuaca buruk dan akan dilayani kembali apabila kondisi cuaca sudah membaik," tukas Hermin Welkis.

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 di Kecamatan Rote Tengah

Untuk diketahui, Kepala Stasiun Meteorologi Kupang, Agung Sudiono Abadi Sabtu (26/022/2022) menjelaskan, Siklon Tropis Anika terjadi di sebelah utara Australia diprakirakan masih cukup menguat dan bergerak ke arah Selatan hingga barat daya menuju daratan Australia dan menjauhi wilayah Indonesia.

Siklon Tropis Anika, kata dia, memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur seperti hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di laut Flores, perairan utara Kepulauan Flores, Laut Sawu, perairan Pulau Rote, perairan Pulau Sabu dan Kupang. Sementara di Laut Timor tinggi gelombang diperkirakan dari 4 hingga 6 meter.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

X