LPEI dan PPATK Kerja Sama Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme

- Kamis, 10 Maret 2022 | 08:57 WIB
Ilustrasi perdagangan Indonesia tahun lalu. (Dok. Kemenkeu)
Ilustrasi perdagangan Indonesia tahun lalu. (Dok. Kemenkeu)

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Seiring dengan perkembangan produk, model bisnis, dan teknologi informasi yang semakin kompleks, maka posisi lembaga keuangan sangat rentan. Kemungkinan dapat digunakan sebagai media pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Untuk itu, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus memperkuat kerja sama dalam pengelolaan keuangan nasional.

Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso dalam keterangan resminya, Rabu (09/03/2022) mengatakan, salah satu yang diperkuat dalam kerja sama lembaganya dengan PPATK adalah penerapan APU-PPT karena PPATK memiliki peran sentral dalam urusan tersebut.

Dikutip dari laman kemenkeu.go.id, dengan judul "Perkuat Kerjasama Pengelolaan Keuangan, LPEI dan PPATK Terus Bersinergi", Rijani Tirtoso mengatakan, kerja sama LPEI dan PPATK, di antaranya dilakukan melalui pelatihan, sharing knowledge, dan penguatan kelembagaan.

Ia mengatakan, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) merupakan suatu rangkaian pengaturan dan proses pencegahan serta pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Baca Juga: Bupati Paulina Haning-Bullu, Balikan Stigma Perempuan Makhluk Lemah

Menurutnya, PPATK merupakan lembaga sentral yang mengkoordinasikan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, yang tugas dan kewenangannya antara lain menerima laporan transaksi keuangan, menganalisis laporan transaksi keuangan, dan meneruskan hasil analisis tersebut kepada lembaga penegak hukum.

Sementara itu, kata dia, LPEI adalah lembaga pembiayaan ekspor yang memiliki mandat untuk mendorong peningkatan ekspor Indonesia, melalui empat layanan yang diberikan yakni pembiayaan, penjaminan, konsultasi, dan asuransi bagi setiap pelaku usaha yang berorientasi ekspor.

"Kami sebagai special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan merasakan manfaat yang besar atas kerja sama dengan PPATK ini. Karena melalui kerja sama ini kami bisa memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankan LPEI tidak bersumber dan digunakan sebagai tempat pencucian uang maupun pendanaan terorisme," ujar Rijani.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

X