Mendag Lutfi Minta Tolong APH Tindak Tegas Pelaku Penimbunan Minyak Goreng di Semua Lini Distribusi

- Minggu, 27 Februari 2022 | 18:53 WIB
Rapat Koordinasi Mendag RI di Sumut, foto: https://sumutprov.go.id/)
Rapat Koordinasi Mendag RI di Sumut, foto: https://sumutprov.go.id/)

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Muhammad Lutfi, mengancam akan menindak tegas siapa saja pelaku penimbunan minyak goreng di semua lini distribusi karena saat ini stoknya langka.

Hal tersebut dikatakan Mendag saat melakukan rapat koordinasi distribusi Minyak Goreng (migor) di Medan, Sumatra Utara (Sumut), Sabtu (26/02/2022).

Kemendag, kata Muhammad Lutfi, akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengawasan dan menindak tegas segala macam penyimpangan di lapangan.

Baca Juga: 3.202.470 Unit Set Top Box Tahap Pertama Ditargetkan Selesai Distribusi 30 April mendatang

Dikutip dari suaramerdeka.com dengan judul berita "Minyak Goreng Masih Langka, Mendag Kerja Sama dengan Aparat, Tindak Tegas Pelaku Penimbunan".

Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa stok minyak goreng cukup untuk Sumut. Terungkap stok migor hanya 33.080.788 liter untuk kurang lebih 12 hari.

"Pasokan migor di Sumut melimpah namun keadaannya tidak sesuai di pasar. Saya minta tolong APH untuk mengawal distribusi minyak goreng. Tindak tegas pelaku penimbunan, baik dari produsen maupun peritel," jelas Mendag Lutfi.

Baca Juga: Sejuta Petani dan Penyuluh Dilatih Adaptasi dan Mitigasi Pertanian di Tengah Perubahan Iklim

Sementara itu, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa Pemerintah Sumut dan Kemendag telah berkoordinasi untuk mengatasi permasalahan distribusi minyak goreng.

"Sebenarnya pasokan migor cukup. Selanjutnya, kita akan berkoordinasi dengan kepala dinas di kabupaten kota dan pelaku usaha agar harga migor kembali normal," ujarnya. ***

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

X