Canangkan BIAN, Bupati Paulina minta Camat, Lurah, dan Kades Kejar Terget 95 Persen Imunisasi Anak

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:53 WIB
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu memukul gong sebagai tanda pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022, di SD Negeri 2 Ba'a, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Sabtu (21/05/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu memukul gong sebagai tanda pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022, di SD Negeri 2 Ba'a, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Sabtu (21/05/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis

ROTE NDAO, VICTORYNEWS - Demi suksesnya kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun ini, dituntut tanggung jawab seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintahan pada semua level.

Tugas camat, lurah, dan kepala desa adalah mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai anak bayi hingga umur di bawah 12 tahun untuk mengikuti imunisasi di fasilitas kesehatan terdekat di wilayah masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu saat melakukan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 tingkat Kabupaten Rote Ndao, di aula pertemuan SD Negeri 2 Ba'a, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Sabtu (21/05/2022).

Dikatakan Bupati Paulina, kegiatan imunisasi merupakan salah satu kegiatan prioritas dan bentuk nyata untuk menurunkan angka kematian pada anak.

Baca Juga: Bupati Rote Ndao Lauching Aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi Berbasis Komunitas Mama Bo'i

Imunisasi, kata dia, juga memberikan kontribusi besar dalam meningkatan Human Development Index (HDI) terkait dengan angka umur harapan hidup karena dapat menghindari kematian yang tidak dinginkan.

Tahun ini, ujar Bupati Paulina, Kementerian Kesehatan Republik hidonesia mentargetkan seluruh desa/kelurahan mencapai 100 persen UCI atau 90 persen dari seluruh bayi di desa/kelurahan memperoleh imunisasi dasar lengkap.

Untuk itu diharapkan komitmen semua stakeholders di Kabupaten Rote Ndao. Para camat, lurah, dan kepala desa harus menjalin koordinasi lintas sektor, lintas program, serta mitra terkait, agar BIAN dapat mencapai target yang ditentukan 95 persen.

Bupati Paulina menjelaskan, penyakit Campak dengan komplikasi yang serius dapat menyebabkan diare, radang paru atau pneumonia, radang otak atau ensefalitis, kebutaan, bahkan kematian. Sedangkan Rubella tidak begitu berbahaya pada anak.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

X