Sekda Rote Ndao Puji Keberhasilan Desa Kutuh Tekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran Hingga Nol

- Selasa, 12 April 2022 | 21:22 WIB
Sekda Rote Ndao Jonas M Selly mengenakan Topi Ti'ilangga kepada Kepala Desa Kutuh I Wayan Mudana usai kegiatan pertemuan rombongan kunjungan kerja Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dengan Kades Kutuh bersama jajaran, di aula pertemuan Graha Sabha Desa Kutuh, Selasa (12/04/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis
Sekda Rote Ndao Jonas M Selly mengenakan Topi Ti'ilangga kepada Kepala Desa Kutuh I Wayan Mudana usai kegiatan pertemuan rombongan kunjungan kerja Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dengan Kades Kutuh bersama jajaran, di aula pertemuan Graha Sabha Desa Kutuh, Selasa (12/04/2022). Foto: Victory News - Frangky Johannis

BADUNG, VICTORYNEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Rote Ndao Jonas Selly memberikan pujian kepada Kepala Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, bersama pengakat desa, BPD, Lembaga Adat, BUMDes, dan seluruh komponen masyarakat, atas keberhasilan menekan angka kemiskinan hingga nol.

Saat kunjungan kerja dalam rangka studi banding pengelolaan BUMDes dan potensi wisata di Desa Kutuh, Selasa (12/04/2022), di Jonas Selly mengatakan, saat turun dari mobil, dirinya sangat kagum dengan kantor desa yang megah.

Menurutnya, suatu perangkat di tingkat kabupaten selevel desa dengan kemajuan dan keberhasilan seperti di Desa Kutuh ini sangat luar.

"Kalau di kami ini lebih mewah dari satu kantor perangkat daerah. Akan tetapi memang tujuan pembangunan apapun di tingkat manapun untuk semata-mata meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Jonas.

Baca Juga: Bupati Rote Ndao dan Rombongan Memantau Pengelolaan BUMDes dan Potensi Wisata Desa Kutuh

Ia menyebutkan, filosofi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah hanya satu, yakni mengurangi kemiskinan. Dan di Desa Kutuh ini saya pikir sudah tidak ada lagi masyarakat yang miskin. Jadi

"Saya lihat di Kutuh ini mungkin sudah tidak ada masyarakat miskin lagi karena pengelolaan potensi unggulan, yakni pariwisata, BUMDes, serta potensi lainnya sangat baik, sehingga seperti yang disampaikan Pak Kades, PADes-nya mencapai miliaran rupiah," imbuhnya.

Dikatakan Jonas, di Rote Ndao masih ada masyarakat yang berada di kategori kemiskinan ekstrem, sehingga masih butuh banyak waktu untuk mengikuti keluar dari stigma daerah miskin.

Akan tetapi, kata Jonas, yang pasti kehadiran Ibu Bupati dengan kami rombongan yang melaksanakan studi banding di sini adalah untuk menimba pengalaman dan pengetahuan terkait tatakelola APBDes, BUMDes, dan potensi wisata yang dilaksanakan di Desa Kutuh ini, selanjutnya dijadikan referensi untuk pelaksanaan pembangunan di Rote Ndao.

Halaman:

Editor: Frangky Johannis

Tags

Terkini

Terpopuler

X